Author Archives: Arfian

seorang photography enthusiast, masih newbie tapi.
selain di genre2 umum (portrait, landscape) berminat juga di genre macro, iR, HDR

bekerja sebagai web developer di perusahaan content provider di daerah mampang, jakarta selatan

kenapa para fotografer (atau designer) memakai mac?

taken from a thread at IPC mailing list made by Tribuana Wetangerah entitled “[Ask] kenapa para Fotografer suka pakai MacBook”
the post quoted below is by Prio Adhi Setiawan

kenapa para fotografer (atau designer) memakai mac?

it’s just only a simple word : color calibration

So, apapun mesinnya, jika mesin tersebut sudah di kalibrasi, tidak menjadi masalah. Di mac, color calibration softwarenya sudah integrated di OS nya, di Windows jika kita pake “spyder color calibration” (yg disebut rekan Joe) utk mengkalibrasi lcd laptop kita dengan lcd monitor besar kita, maka ktia dapatkan hasil yg sama antara di lcd laptop dan lcd monitor.
Lalu bagaimana dengan “mesin cetak” nya?
colorvision_spider_023.jpg
Jika bicara mengenai :
- di kamera bagus, tapi di layar LCD laptop jelek, eh di print malah lebih beda lagi… atau
- di mac lebih kinclong, eh di windows warnanya gak kinclong, pas di print warnanya sama dengan di windows, atau
- semua percetakan pake windows sehingga printernya lebih cocok pake windows dan makanya edit pake windows
Itu semuanya menjadi ambigu, karena kita membicarakan device utk meliat sebuah foto… tapi pembahasan mengenai color space yg menangkap spektrum warna di tiap2 “device” itu menjadi luput dari perhatian kita…
Share

Composition Lesson # 2 : Lines

Setelah kita mempelajari teori komposisi dengan mengikutsertakan refleksi dalam frame kita sbg element tambahan di Composition Lesson #1, kali ini kita gali dan diskusi yuk lebih detail masuk di Lesson #2 yaitu Lines

dari Lines (tema IPC WC #8) dan Curve (tema IPC WC # 13 ) banyak sekali teori komposisi yg bisa kita gunakan utk enhanced photo kita menjadi extraordinary photo, sehingga ada element WOW dalam frame foto kita.
Dari kedua IPC WC tsb, banyak sekali foto2 yg inspirational, menggugah sentimen keindahan dalam foto… yg artinya misi komposisi berhasil dengan baik (hehhehe)
Ibarat cerita silat bersambung, akan lebih baik utk mengikuti Teori Komposisi Reflection terlebih dahulu yg bisa ditemuin di milist IPC heboh kita ini dengan mensearch [TUTORIAL] Composition Lesson atau bisa berkunjung ke IPC google groups web
dan

Composition Lesson # 2 : Lines

by Prio Adhi Setiawan
24109_103171549718935_100000782728844_51417_1863470_n.jpg
photo by Luluk Achmad, TN1
Komposisi -seperti yg sudah kita bahas sebelumnya juga di banyak thread di milist kita- adalah bagaimana kita menempatkan POI dalam frame sehingga konsep keseimbangan dan simplicity terjadi di sana.
Lines a.k.a garis mempunyai peran penting sbg salah satu element penunjang dalam teori Komposisi. Lines yg dimaksud disini bisa saja terbentuk dari angle dan posisi frame sehingga garis terbentuk dari actual object, seperti pepohonan, rel kereta, tiang listrik atau bahkan nisan seperti foto pemenang IPC WC #8
24109_103167556386001_100000782728844_51394_8291220_n.jpg
by Feby Kumara Adi, TN13
Share

(Astrophotography) Crescent moon and earthshine

Mempraktekkan teorinya Bang Hanud: ISO xxx speed xxx (sayang f/11 nya ga bisa dicapai karena pakai teropong). Kebetulan kemarin sore langit sempat cerah sebentar.

Foto bulan sabit:

Waxing crescent moon

Lessons learned: Untuk menghasilkan gambar yang tajam dan menonjolkan kawah2 bulan tak cukup punya lensa tele yang panjang dan tripod yang stabil. Faktor udara sangat menentukan.

Kalau atmosfer sedang tidak mau diajak kerjasama, the focus is “jumpy” at the best; at the worst bisa ga dapat fokus sama sekali. Plus berhubung “balcony observatory” masih tutup akibat tertimbun salju 5 cm, terpaksa pindah ke “bedroom observatory” or in plain English: mengintip ke luar jendela :D Akibatnya pertemuan udara hangat dari dalam kamar dengan udara dingin di luar menyebabkan ekstra turbulen, dan semakin mempersulit fokus. Gambar di atas sudah diolah dengan unsharp masking di photoshop. Sila dikomen dan dibantai, apakah OK, overprocessed, noisy, etc.

Satu lagi fenomena yang menarik untuk difoto, earthshine:

Earthshine

Bagian bulan yang tidak terkena sinar matahari ternyata masih ter-iluminasi oleh cahaya matahari yang dipantulkan oleh bumi. Sedikit long exposure (1-2 detik) bisa memunculkan daerah ini.

Oh ya, feature mirror lock-up sangat terasa manfaatnya di sini. Ketika mirror terangkat dan berbenturan dengan body kamera, terjadi getaran yang merambat ke teropong/lensa. Waktu yang diperlukan sampai getaran ini hilang hampir sama dengan waktu exposure (~1 detik). Akibatnya gambar menjadi goyang. Dengan mirror lock-up, pencetan tombol yang pertama hanya mengangkat mirror tanpa membuka shutter. Tunggu beberapa saat sampai stabil, baru kemudian pencet tombol sekali lagi untuk membuka shutter. Kalau pakai remote shutter lebih baik lagi karena jadi tidak perlu menyentuh body kamera.

by: Eriza Hafid Fazli

Share

IPC Weekly Competition #14 : CURVE

IPC Weekly Competition 14 telah dimulai .. !!

Ayo eksplorasi pikiranmu dan maksimalkan gearmu,

karena tema minggu ini adalah : CURVE !!

Read More …

Share

[Sharing] penggunaan lensa manual pada DSLR

Sesuai dengan janji saya untuk sharing hasil menggunakan lensa manual (mount 42) di EOS dengan adapter 42 to EOS ( pada case ini khususnya di EOS 1000D ), berikut laporan selayang pandangnya (belum sempat explore sampai detail banget).

Pertama kenal istilah lensa manual dengan label “solusi murah lensa berkualitas” langsung pengen banget nyoba dan punya tentunya :D
Tapi apa daya tidak punya komunitas sekitar yang bisa dipinjamin lensa dan adapter jadinya sekedar nyoba di imajinasi aja. Gara-gara lensa manual dan adapter ini juga akhirnya saya berkenalan lebih dekat dengan ebay dan paypal :D
Untuk adapter, pilihan jatuh ke AF Confirm chip Adapter: http://cgi.ebay.com/AF-Confirm-chip-Adapter-M42-to-Canon-EOS-30D-5D-400D_W0QQitemZ350237547777QQcmdZViewItemQQptZLens_Accessories?hash=item518bc8dd01 seharga USD 35 (free shipping), sampai sekitar sekitar 8 hari kerja dari waktu pembayaran, recommended seller deh pokoknya :-)
Sempat pengen beli di Mas Arifin FN tapi harga yang pakai AF confirm china kok ya 400rb-an juga jadi mending yang di ebay (sekalian nyoba)

Harinya pun tiba saat pesanan lensa pertama datang.. soligor 135mm, f/2.8 dengan kondisi yang mulus like new + case (terlampir GDP 18+ 12 Shipping) :D senang banget dan ga sabar nyoba. Tetapi ternyata ga segampang yang dibayangkan, kok ya susah fokusnya, kok ya blurred mulu hasilnya.. sampai akhirnya berulang-ulang kalibrasi adapternya. Namun seiring waktu akhirnya bisa dapet feeling-nya, ini hasil gambarnya (http://www.flickr.com/photos/untung09/4417093046/in/photostream/ dan http://www.flickr.com/photos/untung09/4417092454/in/photostream/ )

Read More …

Share